Pinjaman Online Tanpa Jaminan Cepat Cair

Pinjaman Online Tanpa Jaminan Cepat Cair
Pinjaman Online Tanpa Jaminan Cepat Cair

Pinjaman Online Tanpa Jaminan – Berikut ini beberapa pinjaman online tanpa agunan pasti cair. Pada tahun ini, jasa pinjaman kredit online atau yang kita kenal menggunakan istilan pinjaman uang online (pinjol) ini semakin diminati seiring menggunakan perkembanganya teknologi fintech tanpa harus datang eksklusif ke bank atau badan usaha yg menyediakan pinjaman uang.

Apa lagi disaat pandemi covid 19 ini, hampir semua lapisan masyarakan mengalami imbas dari banyaknya phk & dirumahkan sebagai akibatnya salah satu alternatif buat terus menyambung hidup adalah menggunakan meminjam dana buat kebutuhan.

Untuk melakukan kredit dan pinjaman seharusnya bisa ke bank pribadi tetapi tidak seluruh orang memiliki barang atau tanah yg sanggup diagunkan di bank, sebagai akibatnya pinjaman online sanggup menjadi cara lain , karena beberapa menaruh pinjaman tanpa jaminan hanya membutuhkan KTP & juga Kartu Keluarga sebagai kondisi utama melakukan pinjaman online (pinjol).

Untuk itu Pinjol menjadi pilihan lantaran proses pencairanya gampang hanya membutuhkan rekening buat transfer tanpa harus bertatap muka, & buat angsuran juga gampang tinggal transfer ke rekening penyedia pinjol (PINJAMAN ONLINE).

Pinjaman Online Tanpa Jaminan Cepat Cair

Tunaiku

Tunaiku punya tagline “Pinjaman Online Cepat Cair Tanpa Agunan. Tunaiku adalah fintech pinjaman online sejak 2014 yang adalah anak perusahaan PT Bank Ammar Indonesia & terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan pelaksanaan Tunaiku kamu mampu melakukan pinjaman online mulai Rp2 juta s/d Rp20 juta menggunakan tenor 6 hingga 20 bulan angsuran dilakukan setiap bulan memakai sistem transfer.

Untuk bunga Tunaiku, bunga pinjaman online sebanyak 3 % sampai 4 persen. Bunga maksimum per tahun (APR) sebesar 36 persen hingga 48 persen. Untuk biayaadministrasi pinjaman tunai online Rp 540.000.

Untuk syarat pinjaman online pada Tunaiku cukup mudah lantaran tanpa agunan. Dengan KTP, kamu sudah mampu mendapat kredit online. Cara peminjamannya pun cepat, menggunakan mengisi formulir pengajuan dan buat persetujuan (24 jam), kontrak (1-3 hari kerja), dan sehabis itu uang segera cair.

Kredivo

Kredivo menawarkan fasilitas cicilan belanja tanpa kartu kredit & pinjaman dana tunai. Produk pinjaman yang ditawarkan diberikan tenor cicilan selama tiga, 6, atau 12 bulan. Suku bunganya dua,6 % per bulan menggunakan persentase bunga tahunan maksimum (APR) sebesar 53,36 %. Limit pinjaman yg sanggup disalurkan sebesar Rp 30 juta.

Syarat pinjaman pada Krediovo juga cukup mudah, Cicilan barang atau dana segar hanya perlu KTP tanpa slip gaji. Kredivo pula sudah terdaftar & diawasi pribadi olh OJK.

Akulaku

Platform ini menyediakan fasilitas pinjaman yg bisa cair dengan cepat. Kamu mampu menarik pinjaman online hingga Rp15 juta menggunakan tenor cicilan pinjaman mulai menurut 3, 6, 9, dan 12 bulan. Akulaku mematok porto admin bulanan sebanyak 1 persen dari utama pinjaman. Selain itu, ada bunga per bulan sebesar 1,lima % dari pokok pinjaman.

Suku bunga tahunan maksimum (APR) Akulaku sebesar 55,35 %, telah termasuk biayabunga bulanan & porto admin bulanan.

JULO

Melalui JULO, kamu bisa meminjam dana segar dengan cepat sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 8 juta, tanpa jaminan. Tenor cicilannya berada pada rentang 61 hari sampai 180 hari (6 bulan). Bunganya, 4-7 % per bulan, dengan suku bunga tahunan maksimum (APR) antara 48-84 %.

AdaKami

AdaKami punya tagline Aplikasi Pinjaman Online Tunai Tanpa Jaminan yang Berizin OJK. Produk yang ditawarkan diantaranya, pinjaman online menggunakan limit Rp 400 ribu hingga Rp 10 juta, tenor 3, 6, & 12 bulan. Suku bunga tahunan maksimum (APR) 19 % dengan porto layanan nol %. Di AdaKami, pengajuan pinjaman tanpa KTP dan tanpa agunan.

Tokopedia

Tokopedia ternyata tidak hanya berperan menjadi marketplace saja, tapi pula menunjukkan pinjaman online. Judul fitur yg ditawarkan bernama Pinjaman Online Tokopedia. Produk ini adalah layanan pinjaman yang bisa diajukan menggunakan cepat, dan bekerja sama dengan sejumlah bank & lembaga keuangan terpercaya.

Pinjaman online yang sanggup diajukan berlimit Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar. Cara mengajukan pinjaman online Tokopedia, eksklusif pilih produk pinjaman sesuai dengan kebutuhan, isi formulir, & lengkapi data yang diperlukan melalui pelaksanaan Tokopedia.

Tenor cicilan pada pinjaman online Tokopedia, merupakan 1 bulan sampai 96 bulan. Biaya keterlambatan cicilan yang ditetapkan, merupakan biayaketerlambatan 1 hari = residu utang x 10 %. Biaya keterlambatan buat n hari = sisa pokok utang x (10 % + 2 persen x n).

Kredit Pintar

Kredit Pintar memperlihatkan pinjaman uang online menggunakan plafon sampai Rp 20 juta. Biaya admin yang diterapkan sebanyak 5-15 %, tergantung jumlah dan periode pinjaman. Tenornya, 91 hingga 360 hari. Suku bunga tahunan maksimum (APR) tidak lebih dari 11 pesen. Syarat meminjam uang pun nir sulit, cukup menggunakan KTP & tanpa agunan.

Uang Me

Uang Me punya tagline Pinjam uang dana online dicicil cepat cair & dana pinjaman bunga kompetitif. Lewat Uang Me, kamu mampu meminjam uang secara online dengan plafon Rp 400.000 sampai Rp 4 juta. Tenor cicilannya 91-120 hari.

Biaya yang diterapkan diantaranya, bunga tahunan maksimum (APR) sebesar 2,19 %. Biaya layanan, 24,3 % sampai 32,4 persen sesuai tenor.

Rupiah Cepat

Melalui Rupiah Cepat, kamu jua mampu mengakses kredit online tanpa agunan. Pinjaman yang sanggup ditarik sebesar Rp 400.000 hingga Rp 5 juta, menggunakan jangka ketika pinjaman 91-365 hari. Bunga tahunan maksimum (APR) sebanyak 24 %.

Tips Pinjam Uang berdasarkan Fintech Pinjaman Online (PINJOL)

Pastikan kamu memang betul membutuhkan dana dari pinjaman online, & yg tidak kalah krusial kamu bersedia melakukan pembayaran cicilan sesuai dengan konvensi awal. Sehingga pada kemudian hari kamu tidak akan bermasalah dengan debt collector fintech pinjol lantaran terlambat bayar cicilan ataupun gagal membayarnya.

Dan yg paling krusial lagi kamu wajib memastikan bahwa pinjol tadi legal dan telah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).