Arti Kode API & SAE Oli Mobil Motor Yang Harus Kamu Ketahui

Posted on

Kurniots.comArti Kode API & SAE Oli – Tidak banyak orang tahu apa itu kode API dan SAE pada oli motor atau mobil. banyak orang tahunya hanya oli murah dan oli mahal serta oli encer dan oli kental. padahal setiap mesin dari pabriknya mempunyai rekomendasi kekentalan dan SAE yang berbeda-beda. Kode SAE sebenarnya menunjukkan kemampuan suatu oli dalam menjaga stablitas kekentalannya terhadap pengaruh suhu lingkungan/mesin panas atau dingin.

Oli memiliki grade (derajat) tersendiri yang diatur oleh Society of Automotive Engineers (SAE). Bila pada kemasan oli tersebut tertera angka SAE 5W-30 berarti 5W (Winter) menunjukkan pada suhu dingin oli bekerja pada kekentalan 5 dan pada suhu terpanas akan bekerja pada kekentalan 30.

Bukan hanya kode SAE saja yang harus anda pahami pada oli pelumas, namun ada juga kode API. nah apa sih API ini. API adalah singkatan dari American Petroleum Institute. API merupakan kode standart untuk menentukan karakteristik tertentu (kualitas) oli, kode API terdiri dari dua alfabet (huruf) yang terletak dibelakang kode “API” misalnya “API SG” atau “API CH”. Pada kode huruf pertama menandakan penggunaan oli pada mesin bensin atau mesin diesel.

Baca Juga: Jenis Oli Pelumas Mobil Motor & Mesin Lainnya

kode “S” digunakan pada oli mesin bensin dan kode ” C ” digunakan pada oli mesin diesel. Pada kode huruf ke 2 menandakan karakter/ kualitas terbaru dari Oli, misalnya API SJ merupakan jenis oli lebih baru (biasanya lebih baik) dari API SG. Semakin baru Oli maka kode huruf ke dua semakin jauh dari huruf A atau mendekati huruf Z.

Arti Kode API & SAE Oli Mobil Motor Yang Harus Kamu Ketahui 1
Arti Kode API & SAE Oli Mobil Motor

Arti Kode SAE Oli Mobil Motor

Untuk mengetahui arti kode API & SAE pada oli mobil motor, Yang pertama mari kita bahas tentang kode SAE pada Oli. Secara lebih jelasnya tentang kode SAE ini adalah seperti penjelasan berikut ini.

SAE 10W30 berarti pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 10W, pada suhu tinggi seperti SAE 30.Sifat oli SAE 15W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -20 oC dan  mampu mengalir dengan pemompaan sampai -30 oC.Sifat oli SAE 30 pada suhu mesin tinggi 100o C kekentalannya berkisar 9.3 cS t-  12.5 cSt.

Baca Juga: Penyebab Oli Mesin Sering Berkurang, Dapat Akibatkan Mesinmu Macet!

SAE  15W40 bermakna pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 15W, pada suhu tinggi seperti SAE 40. Sifat oli SAE 15W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -15 oC dan mampu mengalir dengan pemompaan sampai -25 oC. Sifat oli SAE 40 pada suhu mesin tinggi 100o C   kekentalannya berkisar 12.5 cSt – 16.3 cSt

SAE 20W50 memiliki makna secara umum oli yang mampu menyesuaikan kekentalannya, pada suhu rendah (dingin) memiliki sifat seperti oli SAE 20W dan pada suhu tinggi seperti SAE 50. Sifat oli SAE 20W mampu distart pada suhu dingin sampai suhu -10 oC (tidak membeku) dan  mampu mengalir dengan pemompaan sampai -20 oC. Sifat oli SAE 50 pada suhu mesin tinggi 100o C tidak terlalu encer, dengan kekentalan berkisar  16.3 cSt –  21.9 cSt.  (Sebagai perbandingan keenceran seperti  air pada 20 oC setara ~  1 cSt).

Arti Kode API Oli Mobil Motor

Dan untuk melengkapi pengetahuan kita mengenai arti kode SAE & Api Oli mobil motor, berikut untuk penjelasan lengkap mengenai kode API pada Oli mobil motor adalah sebagai berikut. kita golongkan ke dua golongan yaitu untuk mesin bensin dan mesin diesel.

Kode API Oli Pelumas Mobil mesin bensin

  • API SF : Digunakan untuk mesin tahun 1988 dan sebelumnya
  • API SG : Digunakan untuk mesin tahun 1993 dan sebelumnya
  • API SH : Digunakan untuk mesin tahun 1996 dan sebelumnya
  • API SJ : Diperkenalkan untuk mesin generasi 2001 atau lebih tua
  • API SL : Dirancang untuk menjaga temperatur dan Energy Conserving.

Untuk mesin generasi 2004 atau sebelumnya

  • API SM : Diperkenalkan pada 2004. Oli ini didesain untuk memberikan resistensi oksidasi yang lebih baik, menjaga temperatur, perlindungan lebih baik terhadap keausan, dan mengontrol deposit lebih baik. digunakan untuk mesin sesudah tahun 2004.
  • API SN : (jenis terakhir sampai saat ini) menggunakan teknologi Nano guard untuk melindungi bagian tersempit dari mesin. Digunakan untuk mesin tahun 2012 atau sebelumnya

Kode API Oli Pelumas Mobil Mesin Diesel

  • API CF : Digunakan Untuk 1994 dan sesudahnya, Oli ini untuk mesin off road, indirect injected dan dapat menggantikan oli kode CD.
  • API CF-2 : Digunakan untuk mesin kinerja sedang, two stroke engines. Bisa dipakai pada oli CD-II.
  • API CF-4 : Digunakan untuk mesin high speed, four stroke engines, naturally aspirated dan mesin turbocharger. Biasa digunakan untuk pengganti oli CD dan CE.
  • API CG-4 : Diperkenalkan sejak 1995. Untuk mesin kinerja sedang, high speed, four stroke engines. Digunakan untuk mesin yang meminta kandungan belerang/sulfur kurang 0.5%. Cocok untuk standar emisi 1994 Bisa dipakai pada oli CD, CE, dan CF-4.
  • API CH-4 : Digunakan untuk mesin diesel tahun 1998 dan sesudahnya. Oli ini untuk mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 1998. Bisa digunakan pada oli CD, CE, CF-4, dan CG-4.
  • API CI-4 : Digunakan untuk mesin diesel tahun 2002 dan sesudahnya. Digunakan pada mesin high speed, four stroke engines yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2004. Bisa menggantikan oli CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4.
  • API CJ-4 : Dipakai untuk tahun 2006 dan sesudahnya. Digunakan untuk mesin high speed, mesin 4-langkah yang didesain untuk memenuhi memenuhi standar emisi tahun 2007. Oli dengan kategori API CJ-4 memiliki kriteria performa lebih baik daripada Jenis API CI-4 dengan CI-4 PLUS, CI-4, CH-4, CG-4 dan CF-4.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *